Gereja dalam Masyarakat Majemuk

Richard Bastian Manalu

Abstract


Penelitian ini berjudul: gereja dalam masyarakat majemuk. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan arah bagi setiap gereja dan masyarakan dalam menyikapi kemajemukan yang ada di tengah-tengah Indonesia. Kemajemukan bukan suatu perbedaan yang menimbulkan konflik tetapi sebagai suatu potensi dan kekuatan. Oleh karena itu gereja harus menjadi jembatan bagi masyarakat dalam menyikapi kenajemukan tersebut Metode penelitian yang dipakai dengan cara studi pustaka tentang gereja dan masyarakat majemuk, untuk mengambil intisarinya dan merefleksikannya pada masa kini

Keywords


Gereja, Masyarakat Majemuk

Full Text:

PDF

References


Martin H. Manser. Oxford Leamer’s Pocket Dictionary. (Oxford University Press). 1995.

Sholehuddin. Pluralisme Agama dan Toleransi. Jakarta. Kemendiknas, 2010.

W.R.F. Browning. Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Paul Enns. The Moody Handbook of Theology. Malang: Literatur SAAT 2006.

Martin B. Dainton. Gereja dan Bergereja – apa dan bagaimana?. Jakarta: YKBK/OMF, 1994.

Weinata Sairin. Visi Gereja Memasuki Milenium Baru (Bunga Rampai Pemikiran). Jakarta: BPK-GM, 2002.

Weinata Sairin. Visi Gereja Memasuki Milenium Baru (Bunga Rampai Pemikiran). Jakarta: BPK-GM, 2002.

H. Kraemer. Theologia Kaum Awam. Jakarta: BPK-GM, 2001.

R. Soedarmo. Ikhtisar Dogmatika. Jakarta: BPK-GM, 2000.

Bruce Milne. Mengenali Kebenaran. Jakarta: BPK-GM, 2000.

Ch. Abineno. Pokok-pokok Penting Dari Iman Kristen. Jakarta: BPK-GM, 2001.

J.M. Pattiasina dan Weinata Sairin. Gerakan Oikumene – Tegar Mekar di Bumi Indonesia. Jakarta: BPK-GM, 1997.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Kerusso
Published by:
Sekolah Tinggi Theologia Oikumene Injili Sidikalang
Sidikalang- Sumatera Utara - Indonesia

Creative Commons License
Kerusso is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.